Skip to main content

Motivasi menjadi kepribadian sukses

Ada orang yang hidupnya sial terus, ada juga yang selalu beruntung. Apakah semua itu sudah takdir? Siapa yang tidak ingin beruntung. Beberapa orang mengejar keberuntungan dengan cara membeli nomor undian, ikut acara kuis sms di TV berharap namanya muncul, mengirimkan jawaban TTS di koran.

Sebenarnya kita pun bisa menciptakan keberuntungan tersebut. Waktu masih dalam kandungan kita tidak tahu mau jadi dokter atau apa, mungkin kalau disuruh milih inginnya jadi orang kaya, begitu lahir sudah bisa melihat dunia ini barulah kita sadar mau jadi apa. Dari pengaruh lingkungan, pendidikan dan perhatian orang tua pelan-pelan kita mulai menemukan tujuan hidup.

Bagaimana caranya agar selalu beruntung? Jawabannya mudah saja, jangan mau sial. Gimana caranya agar tidak sial, berupaya mendekatkan diri dengan keberuntungan. Tidak perlu bersemedi atau mandi kembang untuk membuang sial.

 jangan percaya pada mitos-mitos seperti angka 13 membawa sial. karena kalau  percaya hal-hal itu akan mempengaruhi pikiran.  Kita kan sudah punya agama, nasehat seperti itu bisa dituruti bisa juga tidak, jangan dijadikan patokan mutlak.

Salah satu cara agar beruntung dengan banyak beramal. Seperti menanam benih suatu saat akan menuai juga. Berbuat baik pada orang lain maka  akan mendapat balasan kebaikan juga dari orang. Bertutur kata yang baik, bertindak yang baik, memikirkan hal yang baik-baik.

Ada yang bilang bahwa kesuksesan itu pertemuan antara kemauan, kemampuan dan kesempatan. Dimana ada kemauan disitu ada jalan. Tidak peduli betapa sulit cara yang ditempuh yang penting mau berusaha pasti bisa berhasil.

Tingkatkan terus kemampuan diri baik dari segi ketrampilan berkomunikasi, menangani masalah, mengendalikan emosi, kepemimpinan dsb, semua itu bisa dipelajari. Gunakan setiap waktu untuk belajar dan terus belajar.  Jangan lupa juga untuk berdoa. Mudah-mudahan anda akan mendapatkan keberuntungan.

Comments

Popular posts from this blog

cara pengucapan amin yang benar

~~~ SELINGAN ~~~ >>> MOHON DIPERHATIKAN KESALAHAN PENULISAN 'AMIN' Kesalahan penulisan Aamiin Yang sering Terjadi : Dalam Bahasa Arab, ada empat perbedaan makna kata “AMIN” yaitu : 1. ”AMIN” (aliF dan mim sama-sama pendek),artinya AMAN, TENTRAM. ... 2. “AAMIN” (alif panjang & mim pendek),artinya MEMINTA PERLINDUNGAN KEAMANAN. 3.”AMIIN” (alif pendek & mim panjang),artiny a JUJUR TERPERCAYA. 4.“AAMIIN” (alif & mim sama-sama panjang),artiny a YA RABB,KABULKANLA H DOA KAMI. Terus Bagaimana dengan pengucapan/ Penulisan “ Amien“ ??? Sebisa mungkin untuk yang satu ini (Amien) dihindari, karena ucapan “Amien” yang lazim dilafadzkan oleh penyembah berhala (Paganisme) setelah do’a ini sesungguhnya berasal dari nama seorang Dewa Matahari Mesir Kuno: Amin-Ra (atau orang Barat menyebutnya Amun-Ra) Smoga bermanfaat... Met menuanaikan ibadah sholat Ashar :) V3

Fenomena Mayat di Atas Kubah Masjid NABAWI

Subhanallah, Fenomena Mayat di Atas Kubah Masjid NABAWI bukti Kebesaran Allah SWT Terakhir ada seorang manusia yang memanjat kubah hijau Masjid Nabawi ... untuk dihancurkan, lalu disambar petir secara tiba-tiba dan mati. MAYATNYA MELEKAT PADA KUBAH HIJAU TERSEBUT DAN TIDAK DAPAT DITURUNKAN SAMPAI SEKARANG. Syekh Zubaidy, ahli sejarah Madinah menceritakan ada seorang soleh di kota Madinah bermimpi, dan terdengar suara yang mengatakan “Tidak ada satu orang pun yang dapat menurunkan mayat tersebut, agar orang yang belakangan hari dapat mengambil, i’tibar”. Hingga sekarang mayat tersebut masih ada dan dapat disaksikan langsung dengan mata kepala. Bagi yang tidak dapat berkunjung ke sana dapat mengakses internet google “Ada Mayat di atas Kubah Masjid Nabawi” SEJARAH Sejarah bercerita, ketika Nabi sampai di Madinah, pertama sekali dikerjakan Nabi Saw adalah membangun Masjid Nabawi dengan membeli tanah seharga 10 dinar kepunyaan dua orang anak yati...

Kisah Uang 1000 dan 100.000

Uang kertas Rp.1000 dan Rp.100.000 sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama di cetak serta diedarkan oleh Bank Indonesia. Secara kasat mata mereka memang tidak memiliki perbedaan yang mencolok. Secara bersamaan mereka dibuat, keluar dan beredar di tengah-tengah masyarakat melalui Bank Indonesia. Beberapa bulan kemudian, secara tidak sengaja mereka bertemu di salah satu dompet seorang anak muda. Kemudian, terjadilah percakapan diantara mereka, Rp.100.000 bertanya kepada Rp.1000. “Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan bau?!”. Lalu di jawab oleh uang Rp.1000, “Karena, setelah aku keluar dari Bank, aku langsung berada di tangan orang-orang bawahan. Dari tukang becak, tukang ojek, tukang parkir, penjual sayur, penjual ikan, bahkan sampai di tangan pengemis”. Lalu uang Rp.1000 bertanya kembali kepada Rp.100.000. “Kenapa kamu masih tampak kelihatan seperti masih baru, rapi dan bersih??”. Di jawab oleh uang Rp.100.000. “Karena begitu aku keluar dari bank, aku langsung di sambu...