Skip to main content

Berpikir besar

Apa yang membedakan orang sukses dengan orang biasa saja adalah cara berpikirnya. Lingkungan dan keluarga kita yang membatasi kita untuk berpikir biasa. Seperti kata orang tua : Aduh nak, tidak usah muluk-muluk, lulus SMA aja sudah lumayan, tidak usah mengharap untuk kuliah, masih bisa makan saja sudah syukur.

Karena sejak kecil kita sudah dibilang seperti itu kita jadi takut untuk mencapai sesuatu yang lebih besar. Kita selalu beranggapan bahwa kita memang orang biasa, miskin tidak punya apa-apa padahal kalau mau berusaha keinginan itu bisa dicapai Tidak mudah untuk membiasakan berpikir besar selalu ada bisikan dari dalam hati kita Ah, kamu jangan berpikir seperti itu keinginan itu sulit dicapai, lihat saja berapa banyak orang yang sudah gagal menjalankan bisnis itu. 

Tergantung kita mau menuruti yang mana pikiran yang kecil, takut, ragu-ragu atau pikiran besar, maju, berani menghadapi tantangan.


Jangan takut tidak bisa mencapai keinginan atau cita-cita selama itu masih masuk akal. Selalu ada cara untuk mewujudkannya, entah itu dengan cara apa. atau bantuan dari siapa pasti ada jalannya. 

Apakah anda puas dengan keadaan sekarang menjadi orang biasa yang tidak berani bermimpi karena takut tidak bisa mencapainya?Berpikir besar menuntut harga yang mahal, banyak rintangan yang akan dihadapi belum lagi hinaan dari orang -orang yang tidak percaya dengan kemampuan kita. Jangan biarkan orang-orang disekitar anda merusak impian anda, tetap fokuslah pada tujuan. Siapkan mental kita agar terbiasa menghadapi situasi yang sulit dan tidak mudah menyerah.


Anda yang berpikir besar akan mencapai hal-hal yang luar biasa dalam hidup.

Comments

Popular posts from this blog

cara pengucapan amin yang benar

~~~ SELINGAN ~~~ >>> MOHON DIPERHATIKAN KESALAHAN PENULISAN 'AMIN' Kesalahan penulisan Aamiin Yang sering Terjadi : Dalam Bahasa Arab, ada empat perbedaan makna kata “AMIN” yaitu : 1. ”AMIN” (aliF dan mim sama-sama pendek),artinya AMAN, TENTRAM. ... 2. “AAMIN” (alif panjang & mim pendek),artinya MEMINTA PERLINDUNGAN KEAMANAN. 3.”AMIIN” (alif pendek & mim panjang),artiny a JUJUR TERPERCAYA. 4.“AAMIIN” (alif & mim sama-sama panjang),artiny a YA RABB,KABULKANLA H DOA KAMI. Terus Bagaimana dengan pengucapan/ Penulisan “ Amien“ ??? Sebisa mungkin untuk yang satu ini (Amien) dihindari, karena ucapan “Amien” yang lazim dilafadzkan oleh penyembah berhala (Paganisme) setelah do’a ini sesungguhnya berasal dari nama seorang Dewa Matahari Mesir Kuno: Amin-Ra (atau orang Barat menyebutnya Amun-Ra) Smoga bermanfaat... Met menuanaikan ibadah sholat Ashar :) V3

Fenomena Mayat di Atas Kubah Masjid NABAWI

Subhanallah, Fenomena Mayat di Atas Kubah Masjid NABAWI bukti Kebesaran Allah SWT Terakhir ada seorang manusia yang memanjat kubah hijau Masjid Nabawi ... untuk dihancurkan, lalu disambar petir secara tiba-tiba dan mati. MAYATNYA MELEKAT PADA KUBAH HIJAU TERSEBUT DAN TIDAK DAPAT DITURUNKAN SAMPAI SEKARANG. Syekh Zubaidy, ahli sejarah Madinah menceritakan ada seorang soleh di kota Madinah bermimpi, dan terdengar suara yang mengatakan “Tidak ada satu orang pun yang dapat menurunkan mayat tersebut, agar orang yang belakangan hari dapat mengambil, i’tibar”. Hingga sekarang mayat tersebut masih ada dan dapat disaksikan langsung dengan mata kepala. Bagi yang tidak dapat berkunjung ke sana dapat mengakses internet google “Ada Mayat di atas Kubah Masjid Nabawi” SEJARAH Sejarah bercerita, ketika Nabi sampai di Madinah, pertama sekali dikerjakan Nabi Saw adalah membangun Masjid Nabawi dengan membeli tanah seharga 10 dinar kepunyaan dua orang anak yati...

Kisah Uang 1000 dan 100.000

Uang kertas Rp.1000 dan Rp.100.000 sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama di cetak serta diedarkan oleh Bank Indonesia. Secara kasat mata mereka memang tidak memiliki perbedaan yang mencolok. Secara bersamaan mereka dibuat, keluar dan beredar di tengah-tengah masyarakat melalui Bank Indonesia. Beberapa bulan kemudian, secara tidak sengaja mereka bertemu di salah satu dompet seorang anak muda. Kemudian, terjadilah percakapan diantara mereka, Rp.100.000 bertanya kepada Rp.1000. “Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan bau?!”. Lalu di jawab oleh uang Rp.1000, “Karena, setelah aku keluar dari Bank, aku langsung berada di tangan orang-orang bawahan. Dari tukang becak, tukang ojek, tukang parkir, penjual sayur, penjual ikan, bahkan sampai di tangan pengemis”. Lalu uang Rp.1000 bertanya kembali kepada Rp.100.000. “Kenapa kamu masih tampak kelihatan seperti masih baru, rapi dan bersih??”. Di jawab oleh uang Rp.100.000. “Karena begitu aku keluar dari bank, aku langsung di sambu...