Skip to main content

Bahaya Terjatuh Pada Posisi Terduduk Ternyata Sangat Fatal (PENTING UNTUK KESEHATAN!)

Seringkali orang terjatuh dalam posisi terduduk, seperti terpeleset atau terjatuh dari tangga. Jatuh dengan posisi duduk rasanya nyeri bukan kepalang. Selain nyeri, ada bahaya lain lho bila terjatuh dalam posisi terduduk.

Jatuh dalam posisi terduduk bisa sangat membahayakan kar...ena bisa mengalami cedera pada tulang ekor yang terhubung dengan saraf di tulang belakang.

Tulang ekor (coccyx) merupakan salah satu tulang terkecil dalam tubuh, tetapi bisa menyebabkan sakit yang luar biasa dan masalah kesehatan serius bila mengalami cedera pada saat terjatuh.

Tulang ekor terletak di ujung bawah tulang belakang. Ruas tulang ini biasanya terlindungi dengan baik, tetapi ketika terluka saat jatuh atau trauma lain, maka tulang ekor bisa memar atau dislokasi tulang.

Segala bentuk cedera pada tulang ekor dapat menyebabkan masalah serius karena terdapat banyak saraf dan otot yang melekat pada tulang ekor, seperti saraf yang mengelilingi seluruh tulang belakang, otot-otot dasar panggul, daerah usus, serta paha dan kaki bagian atas.

Beberapa bahaya bila mengalami cedera tulang ekor seperti dilansir Webmd dan coccyx.org, adalah:

Sakit saat atau setelah duduk
Sakit akut ketika bergerak dari duduk ke berdiri
Sakit kepala parah
Nyeri di seluruh tubuh terutama pinggang dan panggul
Nyeri di daerah tulang ekor yang tidak mereda dalam jangka waktu lama (coccygodynia)
Mengalami masalah pencernaan kronis, terutama sembelit.
Kram hebat saat menstruasi
Depresi dan susah tidur
Sakit saat melakukan hubungan seksual
Selain terjatuh dalam posisi duduk, cedera tulang ekor juga bisa terjadi karena kondisi berikut:

Posisi duduk yang salah
Pukulan langsung ke tulang belakang
Terluka atau patah tulang ekor saat persalinan
Tegang atau gesekan berulang-ulang seperti gerakan pada mendayung dan bersepeda
Infeksi atau tumor pada tulang ekor
Beberapa masalah kesehatan dapat muncul tepat setelah cedera tulang ekor, sementara yang lain muncul pada bulan atau tahun berikutnya.

Cedera tulang ekor lebih sering terjadi pada perempuan karena bentuk panggul perempuan membuat tulang ekornya lebih terbuka. (sen)

Comments

Popular posts from this blog

cara pengucapan amin yang benar

~~~ SELINGAN ~~~ >>> MOHON DIPERHATIKAN KESALAHAN PENULISAN 'AMIN' Kesalahan penulisan Aamiin Yang sering Terjadi : Dalam Bahasa Arab, ada empat perbedaan makna kata “AMIN” yaitu : 1. ”AMIN” (aliF dan mim sama-sama pendek),artinya AMAN, TENTRAM. ... 2. “AAMIN” (alif panjang & mim pendek),artinya MEMINTA PERLINDUNGAN KEAMANAN. 3.”AMIIN” (alif pendek & mim panjang),artiny a JUJUR TERPERCAYA. 4.“AAMIIN” (alif & mim sama-sama panjang),artiny a YA RABB,KABULKANLA H DOA KAMI. Terus Bagaimana dengan pengucapan/ Penulisan “ Amien“ ??? Sebisa mungkin untuk yang satu ini (Amien) dihindari, karena ucapan “Amien” yang lazim dilafadzkan oleh penyembah berhala (Paganisme) setelah do’a ini sesungguhnya berasal dari nama seorang Dewa Matahari Mesir Kuno: Amin-Ra (atau orang Barat menyebutnya Amun-Ra) Smoga bermanfaat... Met menuanaikan ibadah sholat Ashar :) V3

Fenomena Mayat di Atas Kubah Masjid NABAWI

Subhanallah, Fenomena Mayat di Atas Kubah Masjid NABAWI bukti Kebesaran Allah SWT Terakhir ada seorang manusia yang memanjat kubah hijau Masjid Nabawi ... untuk dihancurkan, lalu disambar petir secara tiba-tiba dan mati. MAYATNYA MELEKAT PADA KUBAH HIJAU TERSEBUT DAN TIDAK DAPAT DITURUNKAN SAMPAI SEKARANG. Syekh Zubaidy, ahli sejarah Madinah menceritakan ada seorang soleh di kota Madinah bermimpi, dan terdengar suara yang mengatakan “Tidak ada satu orang pun yang dapat menurunkan mayat tersebut, agar orang yang belakangan hari dapat mengambil, i’tibar”. Hingga sekarang mayat tersebut masih ada dan dapat disaksikan langsung dengan mata kepala. Bagi yang tidak dapat berkunjung ke sana dapat mengakses internet google “Ada Mayat di atas Kubah Masjid Nabawi” SEJARAH Sejarah bercerita, ketika Nabi sampai di Madinah, pertama sekali dikerjakan Nabi Saw adalah membangun Masjid Nabawi dengan membeli tanah seharga 10 dinar kepunyaan dua orang anak yati...

Kisah Uang 1000 dan 100.000

Uang kertas Rp.1000 dan Rp.100.000 sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama di cetak serta diedarkan oleh Bank Indonesia. Secara kasat mata mereka memang tidak memiliki perbedaan yang mencolok. Secara bersamaan mereka dibuat, keluar dan beredar di tengah-tengah masyarakat melalui Bank Indonesia. Beberapa bulan kemudian, secara tidak sengaja mereka bertemu di salah satu dompet seorang anak muda. Kemudian, terjadilah percakapan diantara mereka, Rp.100.000 bertanya kepada Rp.1000. “Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan bau?!”. Lalu di jawab oleh uang Rp.1000, “Karena, setelah aku keluar dari Bank, aku langsung berada di tangan orang-orang bawahan. Dari tukang becak, tukang ojek, tukang parkir, penjual sayur, penjual ikan, bahkan sampai di tangan pengemis”. Lalu uang Rp.1000 bertanya kembali kepada Rp.100.000. “Kenapa kamu masih tampak kelihatan seperti masih baru, rapi dan bersih??”. Di jawab oleh uang Rp.100.000. “Karena begitu aku keluar dari bank, aku langsung di sambu...