Skip to main content

Allah Memanggil Kita Tiga Kali

Assalamu'allaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim

Suatu ketika ada seorang Ibu bercerita pada anaknya ketika mereka sedang bersiap untuk melaksanakan rukun umrah menuju Makkah Al Mukaromah. sang Ibu berkata bahwa Allah hanya memanggil kita tiga kali seumur hidup, yaitu:

1. Adzan
Itu adalah panggilan Allah yang pertama, panggilan it...u sangat jelas terdengar. Ketika kita shalat, sesungguhnya kita telah menjawab panggilannya.

2. Haji/Umrah (bila mampu)
Panggilan ke dua bersifat halus dan bergiliran. Hamba yang satu mendapat kesempatan serta jalannya pun berbeda-beda dengan hamba yang lain.
Ketika sudah berpakaian Ihram dan melafazkan Labaik Allahuma Labaik, berarti kita telah menjawab panggilanNya.

3. Kematian
Pada banyak kasus, Allah tidak memberikan tanda-tanda secara langsung panggilan ke tiga ini, kita hanya bisa menjawab dengan amal sholeh semasa hidup di dunia, karena itu manfaatkan waktumu..

Jawablah ke tiga panggilan tersebut dengan sebaik-baiknya.."

Mata sang anak berkaca kaca, teringat akan banyaknya kelalain, kemudian dengan kuat sang anak melafadzkan "Aku menjawab panggilan Umrah Mu ya Allah, Tuhan semesta alam!"

* Istiqomah bukanlah hal yang di dapat begitu saja, harus dengan tekad kuat dalam mengamalkannya, dan mintalah kepada Allah sang maha pembolak balik hati agar senantiasa teguh dalam ketaatanNya sampai tiba waktu tuk berpulang ke rahmatullah dengan husnul khotimah.. aamiin

Comments

Popular posts from this blog

cara pengucapan amin yang benar

~~~ SELINGAN ~~~ >>> MOHON DIPERHATIKAN KESALAHAN PENULISAN 'AMIN' Kesalahan penulisan Aamiin Yang sering Terjadi : Dalam Bahasa Arab, ada empat perbedaan makna kata “AMIN” yaitu : 1. ”AMIN” (aliF dan mim sama-sama pendek),artinya AMAN, TENTRAM. ... 2. “AAMIN” (alif panjang & mim pendek),artinya MEMINTA PERLINDUNGAN KEAMANAN. 3.”AMIIN” (alif pendek & mim panjang),artiny a JUJUR TERPERCAYA. 4.“AAMIIN” (alif & mim sama-sama panjang),artiny a YA RABB,KABULKANLA H DOA KAMI. Terus Bagaimana dengan pengucapan/ Penulisan “ Amien“ ??? Sebisa mungkin untuk yang satu ini (Amien) dihindari, karena ucapan “Amien” yang lazim dilafadzkan oleh penyembah berhala (Paganisme) setelah do’a ini sesungguhnya berasal dari nama seorang Dewa Matahari Mesir Kuno: Amin-Ra (atau orang Barat menyebutnya Amun-Ra) Smoga bermanfaat... Met menuanaikan ibadah sholat Ashar :) V3

Fenomena Mayat di Atas Kubah Masjid NABAWI

Subhanallah, Fenomena Mayat di Atas Kubah Masjid NABAWI bukti Kebesaran Allah SWT Terakhir ada seorang manusia yang memanjat kubah hijau Masjid Nabawi ... untuk dihancurkan, lalu disambar petir secara tiba-tiba dan mati. MAYATNYA MELEKAT PADA KUBAH HIJAU TERSEBUT DAN TIDAK DAPAT DITURUNKAN SAMPAI SEKARANG. Syekh Zubaidy, ahli sejarah Madinah menceritakan ada seorang soleh di kota Madinah bermimpi, dan terdengar suara yang mengatakan “Tidak ada satu orang pun yang dapat menurunkan mayat tersebut, agar orang yang belakangan hari dapat mengambil, i’tibar”. Hingga sekarang mayat tersebut masih ada dan dapat disaksikan langsung dengan mata kepala. Bagi yang tidak dapat berkunjung ke sana dapat mengakses internet google “Ada Mayat di atas Kubah Masjid Nabawi” SEJARAH Sejarah bercerita, ketika Nabi sampai di Madinah, pertama sekali dikerjakan Nabi Saw adalah membangun Masjid Nabawi dengan membeli tanah seharga 10 dinar kepunyaan dua orang anak yati...

Kisah Uang 1000 dan 100.000

Uang kertas Rp.1000 dan Rp.100.000 sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama di cetak serta diedarkan oleh Bank Indonesia. Secara kasat mata mereka memang tidak memiliki perbedaan yang mencolok. Secara bersamaan mereka dibuat, keluar dan beredar di tengah-tengah masyarakat melalui Bank Indonesia. Beberapa bulan kemudian, secara tidak sengaja mereka bertemu di salah satu dompet seorang anak muda. Kemudian, terjadilah percakapan diantara mereka, Rp.100.000 bertanya kepada Rp.1000. “Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan bau?!”. Lalu di jawab oleh uang Rp.1000, “Karena, setelah aku keluar dari Bank, aku langsung berada di tangan orang-orang bawahan. Dari tukang becak, tukang ojek, tukang parkir, penjual sayur, penjual ikan, bahkan sampai di tangan pengemis”. Lalu uang Rp.1000 bertanya kembali kepada Rp.100.000. “Kenapa kamu masih tampak kelihatan seperti masih baru, rapi dan bersih??”. Di jawab oleh uang Rp.100.000. “Karena begitu aku keluar dari bank, aku langsung di sambu...